top of page
Cari

Menciptakan Dapur Bebas Limbah: Tips Mudah untuk Hidup Berkelanjutan

To read this article in English, click here.


Menerapkan gaya hidup bebas limbah adalah metode yang efektif untuk menciptakan perbedaan. Mulailah dengan dapur Anda! Dalam postingan ini, kita akan melihat beberapa rekomendasi praktis hidup bebas limbah dari orang-orang yang sadar lingkungan.



 

1. Beli dengan Cerdas, Buang Lebih Sedikit

Beli bahan makanan setiap minggu (lebih sedikit sayuran busuk!)

@aristyagurusinga

Sumber: DetikFood [1]


Atur belanja bahan makanan mingguan Anda untuk menghindari sisa bahan makanan dan pembusukan makanan. Ini menghemat uang sekaligus memastikan kualitas dan meminimalkan pemborosan. Isi lemari es Anda dengan pilihan yang lebih sehat untuk mengucapkan selamat tinggal pada bahan makanan yang terbuang percuma.


2. Menyadari Pentingnya Perencanaan

Buat rencana makan

@aristyagurusinga and @adriepn


Sumber: CNN [2]


Mengatur makanan membuat hidup Anda lebih mudah dan mengurangi pemborosan. Buatlah menu mingguan dari bahan-bahan dari lemari dan lemari es. Ciptakan cara inovatif untuk memanfaatkan sisa makanan untuk membuat makanan yang menarik. Dengan sedikit perencanaan, Anda dapat menghilangkan pemborosan dan menikmati setiap makanan.


3. Bawa Tas Sendiri

Jangan lupa bawa tas belanja sendiri!

@aristyagurusinga

Sumber: CNN [3]


Bawa tas belanjaan yang dapat digunakan kembali ke mana pun Anda pergi. Ganti plastik sekali pakai dengan alternatif yang apik dan berkelanjutan. Kurangi sampah plastik dan ajak teman-teman untuk bergabung dengan gerakan bebas limbah.


4. Kemasan Sachet, Pergilah!

Berhentilah membeli barang dalam kemasan sachet

@elcaosespasion

Sumber: University of Colorado Boulder [4]


Bawa wadah Anda sendiri ke pasar untuk menghindari kemasan sachet sekali pakai. Buang limbah yang tidak perlu dari kemasan sachet yang tidak dapat didaur ulang. Masukkan bumbu dan saus ke dalam wadah yang dapat digunakan kembali untuk dapur bebas limbah.


5. Belanja di Sekitar, Belanja dalam Jumlah Besar

“ Beli bahan-bahan dalam jumlah besar ”

Beli dari pasar terdekat jika memungkinkan

@adriepn

Sumber: North Carolina State University [5]


Saat Anda membeli dalam jumlah besar dari pasar terdekat, Anda membantu mendukung pertumbuhan petani lokal. Dengan membeli perlengkapan dalam jumlah yang lebih besar, Anda menghemat limbah dengan menghindari penggunaan kemasan yang berlebihan. Selain itu, pendekatan berkelanjutan ini memungkinkan Anda menghemat uang sambil mendukung ekonomi lokal.


6. Memanfaatkan Potensi Sampah Dapur untuk Hidup Keberlanjutan

Ubah Sampah Dapur Anda Menjadi Kompos dan Eko-Enzim

@kevivine

Sumber: Kompas [6]


Daripada membuang sampah dapur, ubahlah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Pengomposan sampah organik menghasilkan tanah yang kaya nutrisi untuk taman Anda. Selanjutnya, lihat manfaat eko-enzim yang diperoleh dari kulit buah dan sayuran, yang dapat digunakan sebagai bahan pembersih alami [7].

 

Membangun dapur bebas limbah lebih mudah dari yang Anda kira. Gunakan tips sederhana ini untuk membuat dapur Anda lebih ramah lingkungan. Mulailah dari yang kecil, menginspirasi orang lain, dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.


Apakah Anda memiliki lebih banyak tips untuk ditambahkan untuk dapur yang berkelanjutan? Berikan komentar di bawah!


 

Sumber-sumber: [1] https://food.detik.com/info-kuliner/d-5606044/sri-mulyani-belanja-di-pasar-santa-beli-sayuran-hingga-kopi

[2] https://www.elizabethrider.com/ideas-healthy-meal-prep/

[3] https://edition.cnn.com/2023/03/13/world/reusable-grocery-bags-cotton-plastic-scn/index.html

[4] https://www.colorado.edu/ecenter/2020/11/09/how-store-food-without-plastic

[5] https://sustainability.ncsu.edu/blog/changeyourstate/5-things-buy-in-bulk-save-money/

[6] https://lifestyle.kompas.com/read/2022/07/27/142900520/agar-tak-terbuang-percuma-berikut-5-cara-mengolah-sampah-makanan-di-rumah

[7] https://www.greenpeace.org/malaysia/story/3227/diy-garbage-enzyme-learn-a-new-skill-during-the-mco/


#FoodWaste #ZeroWasteKitchen #SustainableLife #ResponsibleConsumption #KitchenWaste

0 komentar
bottom of page