top of page
Cari

Keberlanjutan di Puncak Fesyen

To read this article in English, click here


Fast fashion merupakan kontributor signifikan terhadap perubahan iklim. Seiring dengan perkembangan zaman dan trend dunia yang cepat, produksi tekstil jadi meningkat, berkontribusi terhadap 5% emisi gas rumah kaca dunia dan limbah global.


Namun, pada tanggal 1 Mei 2023, kabar baik muncul dari industri fesyen disaat salah satu acara terbesarnya "Met Gala 2023". Met Gala memiliki peran penting dalam industri fesyen karena dapat membentuk dan memberikan dampak besar arah dan ide fesyen yang dapat bergema hingga bertahun-tahun mendatang.


Mengapa tema "Vintage" digunakan sekarang?


Tahun ini, Met Gala 2023 mengusung tema "Vintage" atau "Archival Fashion" dengan dress code "In honor of Karl". Karl Lagerfeld adalah salah satu perancang busana terkenal sepanjang masa yang memimpin beberapa rumah mode terbesar di dunia, termasuk Fendi, Chanel, dan mereknya sendiri, dimana ketiganya ia bertindak sebagai direktur kreatif hingga kematiannya pada tahun 2019. Selain itu, berhubungan dengan tema yang ada, banyak bintang yang memilih untuk menggunakan kembali gaun yang ada, menjadikan Met Gala 2023 sebagai Met Gala paling berkelanjutan yang pernah ada.


Tren "Thrifting" telah menjadi kebiasaan yang sangat populer dan disukai di kalangan Gen Z, yang dipandang sebagai pembawa masa depan yang berkelanjutan.. Met Gala 2023 hadir dengan merangkul pakaian vintage sebagai cara untuk mengajak masyarakat mengapresiasi pakaian lama, apalagi dengan perubahan kebiasaan belanja dan berpakaian kita yang lebih berkelanjutan.


Pemilihan tema “Archival Fashion” untuk Met Gala 2023 sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini dimana banyaknya produktivitas limbah tekstil sangat berbahaya bagi lingkungan. Dengan berlangsungnya Met Gala 2023, dunia memiliki peluang besar untuk meminimalisir limbah tekstil dan bergerak menuju dunia yang lebih berkelanjutan. Diharapkan dengan mempromosikan penggunaan pakaian vintage di Met Gala 2023, industri fesyen dapat melepaskan diri dari praktik mode lama yang tidak berkelanjutan, mendorong orang untuk menghargai dan mengapresiasi pakaian lama. Diharapkan juga pergerakan ini mengarah pada kesadaran yang lebih besar akan perlindungan lingkungan oleh semua generasi.


Mengenakan kembali gaun telah terbukti membuat para bintang terlihat sangat luar biasa dan mewah di karpet merah Met Gala 2023.


Berikut 5 bintang yang berhasil tampil mempesona dalam balutan busana yang dipakai ulang:


1. Dua Lipa


Memakai gaun dari the 1992 Chanel Catwalk.

Sumber: BAZAAR[1] & Swirlster[2]


2. Kristen Stewart


Memakai busana dari Karl Lagerfeld 2016 Collection.

Sumber: ELLE[3] & The Hollywood Reporter[4]


3. Jennie Kim "Blackpink"


Memakai busana dari Chanel’s 1990 Fall/Winter Collection.

Sumber: Sustainable Baddie[5] & NYLON[6]


4. Gisele Bündchen


Memakai busana couture dari Vogue Korea Spring Collection 2007.

Sumber: Cosmopolitan[7][8]


5. Nicole Kidman


Memakai gaun yang didesain oleh Karl Lagerfeld untuk Baz Luhrmann-directed Chanel Commercial dress in 2004.

Sumber: Preview[9]


Total ada 600 undangan yang datang ke acara tersebut. Para bintang yang memilih untuk memakai kembali busana lama, patut mendapat pujian karena telah membuat Met Gala lebih berkelanjutan. Para bintang berhasil merepresentasikan perlindungan lingkungan dengan keindahan dan kemewahan.

 

Apa yang Anda ingin kami bicarakan selanjutnya? Tulis di forum kami DISINI!


Sumber dan Foto:


0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

ความคิดเห็น


bottom of page