top of page
Cari

Dari Sampah Menjadi Harta Karun: Berkembangnya Bank Sampah di Indonesia

To read this article in English, click here.


Pengelolaan sampah yang buruk tidak hanya membahayakan lingkungan dan berdampak pada kesehatan manusia, tetapi juga menyia-nyiakan sumber daya berharga yang masih dapat dimanfaatkan [1]. Di Indonesia, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi timbulan sampah, antara lain dengan munculnya bank sampah.


Bank sampah menawarkan jawaban yang mudah diakses namun intuitif untuk masalah pengelolaan sampah dengan mengadopsi inspirasi dari sistem perbankan biasa. Masyarakat bisa membuka rekening di bank sampah, seperti halnya di bank biasa. Alih-alih menyetor uang, mereka memberikan sampah rumah tangga non-organik mereka. Pengumpul sampah menghitung nilai sampah dan memperkirakan nilai ekonominya. Tabungan individu tumbuh saat mereka terus berkontribusi, dan dapat dicairkan kapanpun mereka mau [2]. Lingkungan dan pendapatan masyarakat sama-sama menerima manfaat dalam situasi yang sama-sama menguntungkan ini!

Sumber: Republika ​​[3]

 

Bagaimana Bank Sampah Memberi Pengaruh

Dengan mendirikan bank sampah, Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam mengurangi timbulan sampah. Bank sampah tidak hanya menangani urgensi pengelolaan sampah, tetapi mereka juga mengubah cara pandang sampah dari ancaman menjadi sumber daya potensial. Usaha inovatif ini telah menciptakan efek menguntungkan yang mengurangi limbah dan memberikan keuntungan ekonomi yang luas, seperti yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


Sumber: UNEP [2]


 

Saatnya Bergabung: Ikut serta dalam Bank Sampah Lokal Anda!

Lalu, bagaimana Anda bisa berpartisipasi dalam gerakan bank sampah ini? [4]:

  1. Kumpulkan sampah anorganik Anda dan pilah sesuai dengan panduan pemilahan.

  2. Mendaftar sebagai anggota Bank Sampah ke petugas.

  3. Serahkan sampah yang telah Anda pilah kepada petugas bank sampah yang akan mencatat jenis sampah dan menimbangnya.

  4. Petugas akan memasukkan sampah ke Gudang yang ada di Bank Sampah

  5. Petugas akan teliti mencatat data berat sampah (dalam kg) dan tabungan yang sesuai (dalam Rupiah) di buku tabungan pribadi Anda.

  6. Sekarang, Anda dapat membawa pulang Buku Tabungan Anda beserta hasil penimbangannya.

Lihat lebih banyak tentang bagaimana berpartisipasi di bank sampah melalui video ini!


 

Baca juga: Sampah Rumah Tangga: Dipisahkan Dengan Bahagia!

 

Bank Sampah di Dekatmu!

Apakah Anda ingin memulai perjalanan praktik berkelanjutan Anda? Untuk menemukan bank sampah terdekat di daerah Anda, Anda dapat lihat di sini atau melalui tautan ini [5,6].

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk terlibat dengan bank sampah swasta di daerah Anda!

Octopus

Octopus adalah platform yang membantu produsen mengumpulkan barang pasca konsumsi mereka. Produsen akan dapat memberikan insentif kepada stakeholder Octopus yang terverifikasi secara langsung melalui platform ini. Kunjungi situs ini untuk melihat lebih banyak!

Duitin

Duitin adalah usaha untuk mempermudah pengumpulan, pemilahan, dan penanganan sampah yang dapat didaur ulang. Dengan memanfaatkan layanan digital, Duitin hadir untuk menjawab permasalahan masyarakat, mulai dari lingkup keluarga. Lihat situs ini untuk mempelajarinya!

Kamibox

Kamibox adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengumpulan dan pengangkutan sampah yang dapat didaur ulang, dengan fokus terutama pada sampah karton dan kertas. Di DKI Jakarta dan Tangerang Raya, Kamibox menawarkan layanannya. Kunjungi situs ini untuk melihat lebih banyak!

Rekosistem

Rekosistem adalah startup teknologi iklim yang menyediakan layanan daur ulang dan pengelolaan limbah untuk meningkatkan rantai nilai limbah. Rekosistem akan mengumpulkan sampah rumah tangga Anda dan membantu pengelolaannya secara bertanggung jawab. Kunjungi situs web ini untuk mempelajari lebih lanjut!

 

Kita dapat memperoleh keuntungan dari limbah kita dan membangun masa depan yang berkelanjutan untuk Indonesia!



Sumber-sumber:

[1] https://doi.org/10.1016/B978-0-444-64083-3.00004-X

[2] https://wedocs.unep.org/bitstream/handle/20.500.11822/32898/NPWRSI.pdf

[3]https://news.republika.co.id/berita/orkzey284/pengelolaan-bank-sampah-yogyakarta-masih-butuh-pendampingan

[4]https://sippn.menpan.go.id/pelayanan-publik/8048409/pemerintah-kab-barito-utara/bank-sampah

[5] https://banksampah.id/

[6] https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/home/fasilitas/bsi


#BankSampah #MinimSampah #KurangiSampah #EkonomiSirkular


0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page